Judul buku: Soeharto Di Bawah Militerisme Jepang
Penulis: David Jenkins
Penerbit: Komunitas Bambu
Kondisi: Baru (segel)
Harga: Rp. 63.000
Stok: 1
Pada 1942, setelah putus asa karena menganggur dan menutup-nutupi kenyataan bahwa dirinya adalah mantan anggota KNIL (Koninklijke Nederlandsch-Indisch Leger), Soeharto bergabung dalam kesatuan kepolisian di bawah Jepang. Selama 12 bulan (bukan 6 bulan sebagaimana ditulis dalam biografinya) bertugas sebagai pembantu kepercayaan kepada polisi Jepang di Yogyakarta. Kemudian ia bergabung dalam PETA.
Ketika Jawa berada dalam cengkeraman kekejaman militer Jepang, dikuasai Tentara ke-16 AD yang mengeksploitasi pulau itu tanpa ampun, yang menuntut korban nyawa dan kesengsaraan rakyat yang begitu mengerikan. Soeharto muda yang begitu dipercaya karena ketekunan, kecerdasan, kecakapan, kepatuhan dan ketenangannya, mendapatkan tugas-tugas yang sangat sensitif. Tetapi dia, seperti kawan-kawannya di PETA, sadar kembali dan marah atas kekasaran serta kekejaman Jepang.
Stok: 1
Pada 1942, setelah putus asa karena menganggur dan menutup-nutupi kenyataan bahwa dirinya adalah mantan anggota KNIL (Koninklijke Nederlandsch-Indisch Leger), Soeharto bergabung dalam kesatuan kepolisian di bawah Jepang. Selama 12 bulan (bukan 6 bulan sebagaimana ditulis dalam biografinya) bertugas sebagai pembantu kepercayaan kepada polisi Jepang di Yogyakarta. Kemudian ia bergabung dalam PETA.
Ketika Jawa berada dalam cengkeraman kekejaman militer Jepang, dikuasai Tentara ke-16 AD yang mengeksploitasi pulau itu tanpa ampun, yang menuntut korban nyawa dan kesengsaraan rakyat yang begitu mengerikan. Soeharto muda yang begitu dipercaya karena ketekunan, kecerdasan, kecakapan, kepatuhan dan ketenangannya, mendapatkan tugas-tugas yang sangat sensitif. Tetapi dia, seperti kawan-kawannya di PETA, sadar kembali dan marah atas kekasaran serta kekejaman Jepang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar